
Sebagai wujud kepedulian sosial terhadap sesama, Himpunan Mahasiswa Sosiologi (HIMASOS) melakukan aksi tanggap bencana dengan turun langsung ke lokasi terdampak gempa bumi di wilayah Bengkulu.
Gempa yang terjadi beberapa waktu lalu telah menimbulkan dampak signifikan bagi masyarakat, terutama di daerah Betungan. Menyikapi hal tersebut, HIMASOS menginisiasi kegiatan sosial dengan mengirimkan tim relawan mahasiswa untuk menyalurkan bantuan, melakukan pendataan kebutuhan warga, dan turut serta dalam pendampingan psikososial terhadap korban terdampak.
“Sebagai mahasiswa Sosiologi, kami tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat. Kegiatan ini adalah bentuk konkret dari nilai-nilai solidaritas dan tanggung jawab sosial,” ujar Alpan Pratama, Ketua HIMASOS.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat dan menjadi refleksi bahwa ilmu sosiologi memiliki peran strategis dalam merespons situasi-situasi krisis secara langsung dan humanis.
Program Studi Sosiologi turut mengapresiasi langkah cepat dan inisiatif HIMASOS yang tidak hanya menunjukkan empati, tetapi juga mengaplikasikan ilmu yang dipelajari di bangku perkuliahan secara nyata di lapangan.
“Kami sangat bangga dengan HIMASOS. Inilah semangat sosiologi yang sesungguhnya — hadir, mendengar, dan membantu,” ujar Lesti Heriyanti, M.A, Kaprodi Sosiologi.






Leave a Reply